Untuk memperdalam materi perilaku menyimpang dalam mata pelajaran Sosiologi SMA kelas X, saya mencoba menyusun ringkasan sederhana dengan gambaran sebagai berikut :

Sociologically, all actions that violate norms or values ​​in a society considered as adeviant behavior. Deviant behavior is said to be the result of socialization is not perfect.This is due to keggalan individuals or groups to identify themselves so that their behavior patterns according to the system of values ​​and social norms prevailing in thesociety.
Deviant behavior is a behavior that is expressed by a person or be some members of the public who do not realize or have deviated from the norm that has been accepted by most members of society.
In addition to deviant behavior, also found the concept of antisocial. Antisocial behaviorcan be interpreted as an attitude contrary to social norms and values ​​in society. Bothterms have the same nature that is behavior that does not comply with the rules andnorms prevailing values ​​in society and need of social control in order to create social order or social order.





Penyebab, ciri dan sifat perilaku menyimpang
Berdasarkan pengertian tersebut di atas, maka dapat dikemukakan bahwa timbulnya perilaku menyimpang dalam masyarakat disebabkan oleh berbagai faktor, diantaranya :
a. Sikap mental yang tidak sehat.
b. Ketidakharmonisan dalam keluarga (disorganisasi keluarga)
c. Pelampiasan rasa kecewa.
d. Dorongan kebutuhan ekonomi.
e. Pengaruh lingkungan dan media massa.
f. Keinginan untuk dipuji.
g. Proses belajar yang menyimpang.
h. Ketidaksanggupan menyerap norma.
i. Adanya ikatan sosial yang berlainan.
j. Sosialisasi nilai sub kebudayaan menyimpang.
k. Kegagalan dalam sosialisasi.
Untuk memahami lebih lanjut konsep perilaku menyimpang, maka perlu dipelajari mengenai ciri perilaku menyimpang.
a. Penyimpangan harus dapat didefinisikan
Perilaku menyimpang menurut Becker, bukanlah kualitas dari tindakan yang dilakukan individu, melainkan konskuensi dari adanya peraturan dan penerapan sanksi yang dilakukan oleh orang lain terhadap pelaku tindakan tersebut.
b. Penyimpangan bisa diterima dan bisa juga ditolak
Tidak semua penyimpangan memiliki dampak negatif. Ada beberapa perilaku menyimpang yang dpat diterima masyarakat, misal pendapat peserta dalam diskusi. Namun demikian banyak perilaku menyimpang yang melanggar hukum. Studi yang dilakukan terhadap perilaku menyimpang pada dasarnya merupakan studi mengenai tindak kriminal.
c. Penyimpangan relatif dan penyimpangan mutlak
Bentuk penyimpangan yang dilakukan individu dalam masyarakat sangat bervariasi. Seseorang yang bertindak menyimpang sepenuhnya akan mengalami kesulitan besar dalam kehidupannya. Hampir semua orang dalam masyarakat melakukan penyimpangan pada batas-batas tertentu. Ada individu yang lebih sering melakukan penyimpangan yang kadarnya lebih tinggi. Beberapa individu yang lain melakukan penyimpangan yang lebih tersembunyi.
d. Penyimpangan terhadap budaya nyata atau budaya ideal
Budaya ideal nampak jelas dari kepatuhan individu terhadap segenap peraturan hukum, namun dalam kenyataan tidak ada seorang pun yang patuh terhadap segenap hukum dan peraturannya. Kesenjangan demikian sering menjadi masalah penting dalam masyarakat.
e. Terdapat norma penghindaran dalam penyimpangan
Jika peraturan hukum melarang perbuatan yang ingin dilakukan banyak orang, maka akan melahirkan terjadinya norma penghindaran. Norma penghindaran merupakan pola perbuatan yang dilakukan orang untuk memenuhi keinginan mereka tanpa harus menentang nilai tata kelakuan secara terbuka. Norma ini nampak jelas dalam masyarakat berupa mengendarai kendaraan dengan melebihi kecepatan maksimal yang berlaku, tidak memakai helm, melanggar marka jalan, pelanggaran truk yang melebihi beban berat, dan sebagainya.
f. Penyimpangan sosial bersifat adaptif
Bentuk penyimpangan perilaku dapat dianggap sebagai ancaman, sekaligus alat pemelihara stabilitas sosial. Masyarakat dapat melakukan kegiatan secara efisien bila tercipta ketertiban dan kepastian dalam kehidupan sosial. Perilaku menyimpang juga sebagai salah satu cara dalam menyesuaikan kebudayaan dengan perubahan sosial. Dalam kenyataan, tidak ada masyarakat yang mampu bertahan dalam kondisi statis untuk jangka waktu yang lama.

Untuk anda yang berminat, silakan unduh pada link berikut :
Unduh di sini (mediafire)
Unduh di sini (ziddu)

0 comments:

Poskan Komentar

 
Top