Munculnya Jepang sebagai kekuatan besar di Asia timur, dalam bidang ekonomi berpengaruh terhadap Indonesia. Perkembangan Jepang tidak dapat dilepaskan dari keberhasilan Restorasi Meiji (Modernisasi Jepang) pada akhir abad 19. Hubungan Jepang dengan Indonesia sudah ada sejak jaman kolonial Belanda. Pada akhir abad 19 belum ada orang Jepang di Indonesia, namun sejak awal abad 20 mulai masuk orang Jepang ke Indonesia, baik sebagai orang yang mencari nafkah penghidupan atau sebagai pedagang. Hubungan tersebut masih terbatas pada hubungan ekonomi.

Sejak lama sumber kekayaan alam Indonesia (minyak, karet, bauksit, timah dan bahan lainnya) dipandang strategis bagi Jepang. Hal ini terutama sebagai akibat keberhasilan Restorasi Meiji. Negara Jepang menjadi negara industri baru yang membutuhkan berbagai sarana pendukung. Modal Jepang yang ditanamkan di Hindia Belanda pada umumnya bergerak di bidang industri pertambangan dan transportasi laut.

Hubungan ekonomi menguntungkan kedua pihak. Jepang mengimpor gula dan minyak dari Indonesia, sedangkan Indonesia mengimpor barang konsumsi yang murah dari Jepang. Ekspor Indonesia ke Jepang periode 1918-1925 lebih besar dibanding impornya. Periode 1925-1928 perbandingan ekspor impor menjadi sama. Sejak tahun 1928 pembelian Jepang dari Indonesia menurun, sedangkan impor Indonesia dari Jepang tetap tinggi. Komoditas gula dari Formosa (koloni Jepang) saat itu memiliki kualitas yang baik dan tidak perlu mendatangkan dari Indonesia. Adapun cara memproduksi gula,Jepang belajar dari Jawa (Indonesia).

Adanya depresi ekonomi tahun 1930 membawa dampak besar bagi Indonesia. Jepang melakukan upaya penetrasi ekonomi secara damai dan pada saat yang sama memperluas kegiatan intelijennya. Upaya ini mendapat banyak simpati rakyat Indonesia. Masyarakat menyambut gembira barang konsumsi dari Jepang yang murah dan pelayanan toko yang sopan. Pada tahun 1934, 31 % impor Indonesia berasal dari Jepang. Sebaliknya impor dari Belanda justru turun menjadi 9,5 %.

Interaksi kedua pihak juga terjadi dalam bidang politik dan budaya serta keagamaan. Hubungan secara rahasia antara pemimpin Jepang dengan tokoh politik Indonesia ( Soekarno, MH.Thamrin dan tokoh Islam). Dalam mewujudkan cita-cita Hakko Ichiu, Jepang mengarahkan pandangan ke Asia Timur dan Asia Tenggara.


Untuk mengukur kemampuan siswa dalam mempelajari bab ini, maka perlu disusun soal evaluasi dalam bentuk pilihan ganda. Berikut cuplikan :

1. Keberhasilan Restorasi Meiji telah menyebabkan Jepang menjadi ....
A. negara facis
B. negara agraris
C. negara sosialis
D. negara industri
E. negara adidaya

2. Perubahan tersebut, setelah dilakukan restorasi di Jepang oleh Kaisar ....
A. Satsuma
B. Mutsuhito
C. Akihito
D. Koiso
E. Tokugawa

Untuk anda yang tertarik, silakan unduh pada link berikut :

Soal Masa Pendudukan Jepang A 


Semoga materi ini dapat bermanfaat bagi anda. Terima kasih.

1 comments:

  1. Saya inigin mengetahui kunci jawabannya. apakah boleh saya minta? terima kasih

    BalasHapus

 
Top